Sedikit tentang Keluarga

Seyogianya orang tua dapat memahami anak dari sisi psikologis. Mereka juga kan pernah muda :) jadi bisa lebih mengerti bagaimana seharusnya mereka bersikap terhadap anak.

Ini bukan mau membenarkan perihal sikap seorang anak yang salah, tapi baiknya orang tua menanyakan terlebih dahulu, apa sebabnya anak tersebut menjadi seperti itu. Bukan langsung menyalahkan dan menghakimi. Dengan menyalahkan dan menghakimi maka anak tersebut justru tidak akan menerima nasihat orang tuanya, melainkan malah akan semakin marah bahkan dendam.

Seorang anak tentu memiliki emosi dan pemikiran yang berbeda dengan orang dewasa. Maka dari itu, menyikapinya pun tentu berbeda antara anak dan orang dewasa :) 

Setelah anak tersebut menyadari akan kesalahannya, barulah orang tua bisa menasihati bagaimana seharusnya anak tersebut bersikap agar tidak mengulangi kesalahannya dan bisa berperilaku lebih baik :)

Sepertinya benar bahwa jadi orang tua memang tidaklah mudah :)

Gambar: pixabay.com


Perihal pendidikan, acap kali orang tua lupa bahwa pendidikan terpenting dan paling berpengaruh bagi seorang anak adalah pendidikan di lingkungan keluarga. Adapun pendidikan formal, memang penting, hanya saja sebagian besarnya adalah tentang keilmuan. Adapun pendidikan karakter, tetap saja yang paling efektif adalah di rumah.

Karena dari lahir hingga besar, secara langsung maupun tidak, seorang anak mempelajari karakter dari lingkungan keluarganya. Disinilah pentingnya peran keluarga bagi tumbuh kembang anak.

Orang tua bertanggung jawab besar atas pendidikan anak, tidak hanya sebatas menyekolahkan anak di sekolah formal, namun alangkah baiknya di rumah orang tua juga membekali ilmu khususnya mengenai karakter yang dalam Islam disebut dengan akhlak.

Tak dipungkiri bahwa perkembangan anak yang paling cepat dan efektif adalah pada usia balita, ketika anak belum disekolahkan. Disinilah waktunya pembentukan karakter anak yang akan menentukan watak, sikap, dan perilaku anak di masa depan.

Maka dari itu, orang tua harus memberi contoh yang baik bagi anak. Terlebih pada usia emas ini. Karena bagaimanapun sedikit banyak anak akan meniru perilaku orang tuanya. Tak heran, ada peribahasa "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya".

Meskipun nantinya disekolahkan sampai tinggi, namun tetap saja yang paling menentukan karakter anak adalah bagaimana pendidikan dalam keluarga khususnya ketika anak tersebut masih kecil dulu. Karena pada masa kecillah waktunya untuk pembentukan karakter, ditambah lagi dengan daya ingatnya yang kuat.

Sekali lagi, mungkin memang benar bahwa menjadi orang tua tidaklah mudah :)

Post a Comment

0 Comments